Pada kesempatan ini saya akan berbagi pengalaman kepada pembaca semua.
Banyak yang bertanya-tanya, heran, bahkan banyak yang tidak percaya, jika INTERNET GRATIS ITU ADA. Sebenarnya trik ini sudah banyak diketahui orang, hanya saja banyak yang tidak mau berbagi. Kalaupun mau berbagi ilmu, anda diharuskan membayar uang dari puluhan ribu hingga ratusan dibu rupiah.
Saya? Saya tidak akan meminta pembayaran sepeserpun dari anda. Blog ini saya dedikasikan untuk ilmu pengetahuan bersama. Jadi ALL IS FREE!!!!
Baiklah, kita mulai untuk membahas bagaimana dan mengapa internet gratis bisa kita dapatkan.
Peralatan :
HARDWARE :
1. HP CDMA + KABEL DATA/BLUETOOTH, syukur kalau ada modem CDMA (di pasaran harganya sekitar 450 ribu)
2. Kartu CDMA fre* dari mobi*8 yang sudah habis pulsanya atau lebih baik lagi yang sudah mati (agar anda terhindar dari kemungkinan kesedot pulsa waktu browsing)
3. Kompi secukupnya (kayak resep masakan aja yah) lebih baik lagi minimal P3 500 Ram 128
YUP. saya tidak akan menjelaskan secara rinci, kenapa cara ini berhasil, yang penting anda bisa menikmati internet gratisnya. Sama seperti ketika anda naik sepeda motor, tentu anda tidak harus mengetahui dulu fungsi detail dari sistem kerja mesin bukan?
Cara kerja :
Pertama : INSTALL Mozilla Firefox ke dalam komputer anda
Kedua : Install Flash Player
Ketiga : Install modem /HP anda untuk membuat dial-up (untuk cara install modem anda bisa lihat disini) dan buat dial-up connection
Cara membuat dial-up connection :
Klik Control Panel ==> Network Connection ==> Create New Connection ==> NEXT ==> Connect to the Internet NEXT ==> Setup My Connection Manually NEXT==> Connect using dial up modem NEXT ==> ISP NAME isi CYBERTECH Klik NEXT ==> Phone Number isi #777 NEXT ==> Username & password kosongi, langsung klik NEXT ==> beri tanga Check ADD SHORTCUT Klik FINISH.
Keempat : buka control panel ==> phone & modem options ==> modem ==> klik pada modem yang dipakai ==> klik properties
kemudian akan muncul kotak dialog properties modem, pilih Advanced. pada Extra initial commands, ketikkan : AT+CRM=1
Setelah itu klik OK.
Kelima : Buka Mozilla Firefox, klik TOOLS ==> OPTIONS ==> ADVANCED ==> NETWORK ==> SETTING ==> Manual Proxy Configuration
Isikan berikut ini :
HTTP Proxy : 203.160.1.146 PORT : 554
Beri tanda check USE THIS PROXY SERVER FOR ALL PROTOCOLS
KLIK OK tutup Mozilla Firefox anda.
Keenam : klik 2kali icon dial-up CYBERTECH di desktop. Jika meminta username & password isikan : passweord : m8 username m8 nomor dial #777
selanjutnya KLIK DIAL
Setelah terkoneksi ke Internet (biasanya dengan ditunjukkan dengan gambar icon aktif disebelah pojok kanan bawah), buka Mozilla Firefox anda.
Mengetahui password admin windows XP
Wednesday, September 10, 2008 | By admin
Ada banyak cara untuk mengetahui password admin dari windows XP seperti membuat account baru, mendelete password admin dan lainnya. Tetapi ada satu cara yang saya kira lebih cantik dan tidak ada meninggalkan bekas pad komputer target yaitu dengan Ophcrack yang merupakan cd linux SLAX. Untuk caranya sangatlah mudah, semudah membalikkan telapak tangan, kita tinggal memboting cd tersebut kekomputer target lalu tunggu sekitar 10 menit lalu anda telah mengetahui password adminnya.
Beikut akan saya paparkan langkah-langkahnya:
1. Download file iso dari cd Ophcrack di : http://ophcrack.sourceforge.net/
2. Pindahkan file iso hasil download tadi ke CD dengan menggunakan program Nero ataupun yang lainnya
3. Setelah berhasil dipindahkan ke CD maka anda telah mempunyai sebuah CD Ophcrack, lalu pastikan komputer target untuk booting pertama ke cd terlebih dahulu.
4. Maka tampilannya akan sebagai berikut :
5. Biarkan beberapa menit sampai keluar tampilan password :
maka kini anda telah bisa mengetahui password admin tanpa melakukan tindakan yang lebih rumit. Tetapi setiap cara pasti ada kekurangannya. berikut kekurangan yang pernah saya temui :
1. Tidak bisa membuka password yang mempunyai symbol (!@#$%^&*~)
2. Tidak bisa dijalankan pada mainboard VGA tertentu sehingga tampilannya nanti akan blank
3. Tidak bisa dijalankan bila booting pertamanya langsung ke hardisk
3. apalagi yach .. silahkan explore sendiri deh
Beikut akan saya paparkan langkah-langkahnya:
1. Download file iso dari cd Ophcrack di : http://ophcrack.sourceforge.net/
2. Pindahkan file iso hasil download tadi ke CD dengan menggunakan program Nero ataupun yang lainnya
3. Setelah berhasil dipindahkan ke CD maka anda telah mempunyai sebuah CD Ophcrack, lalu pastikan komputer target untuk booting pertama ke cd terlebih dahulu.
4. Maka tampilannya akan sebagai berikut :
5. Biarkan beberapa menit sampai keluar tampilan password :
maka kini anda telah bisa mengetahui password admin tanpa melakukan tindakan yang lebih rumit. Tetapi setiap cara pasti ada kekurangannya. berikut kekurangan yang pernah saya temui :
1. Tidak bisa membuka password yang mempunyai symbol (!@#$%^&*~)
2. Tidak bisa dijalankan pada mainboard VGA tertentu sehingga tampilannya nanti akan blank
3. Tidak bisa dijalankan bila booting pertamanya langsung ke hardisk
3. apalagi yach .. silahkan explore sendiri deh
Membaca email lewat Outlook Express
| By admin
Pengguna email dari Yahoo! dan Gmail sebenarnya dapat membaca/membuat email secara ofline menggunakan client email. Anda tidak perlu lagi login ke mail server yang hanya mengahabisakan bandwith dan waktu. Email juga bisa dibaca/dibuat ketika komputer tidak terkoneksi dengan internet sehingga andapun bisa nyantai membaca/membuat email tanpa takut
kehabisan duit tuk membayar koneksi internet. Sebenarnya ada beberapa cliebt email yang sering dipakai : Thunderbird, Eudora, Microsoft Outlook dan yang lainnya. Tetapi untuk kali ini saya akan membahas untuk client email Outlook Express (OE) yang memang bawaan dari windows sehingga tidak membuang resource.
Langkah pertama dan sangat penting untuk membaca/membuat email adalah mengakatifkan opsi POP3 dimail server anda yang biasanya diletakan pada menu setting. Untuk email Yahoo! opsi ini tidak berlaku untuk email berdomain .com (ex:badu@yahoo.com) tetapi berlaku untuk selain itu (ex:badu@yahoo.co.id, badu@yahoo.com.au, badu@yahoo.co.uk dll)
Selanjutbya untuk membuka OE anda cukup tekan start menu pilih program lalu pilih Outlook Express, maka tampilan OE akan muncul. Berikut setingan untuk membaca/membuat email dari OE menggunakan email dari Yahoo! dan Gmail :
Dari menu Tools, pilih “Accounts.”
Pilih tab “Mail.”
Klik tombol “Add”.
Dari menu Add, klik “Mail.”
Pada kotak teks berlabel Display Name, ketik nama Anda dan klik “Next.”
Pada kotak Email Address, ketik alamat email Yahoo! atau emial Gmail Anda (pastikan untuk mencantumkan “@yahoo.co.id”atau “@gmail.com”) and click “Next.”
Di bawah “My incoming mail server is a…” pilih “POP3.”
Ketik “pop.mail.yahoo.com” pada kotak Incoming Mail (POP3, IMAP, atau HTTP) Server untuk email dari Yahoo!
Ketik “pop.gmail.com” pada kotak Incoming Mail (POP3, IMAP, atau HTTP) Server untuk email dari Gmail
Ketik “smtp.mail.yahoo.com” pada kotak Outgoing Mail (SMTP) Server untuk email dari Yahoo!
Ketik “smtp.gmail.com” pada kotak Outgoing Mail (SMTP) Server untuk email dari Gmail
Klik “Next.”
Dalam kotak Account Name, ketik ID email Anda (alamat email Anda tanpa “@yahoo.co.id”atau “@gmail.com”).
Pada kotak Password, ketik password email anda
Jika Anda ingin Outlook Express mengingat sandi Anda, centang kotak “Remember password.”
Jangan mencentang kotak berlabel “Log on using Secure…”
Klik “Next.”
Klik “Finish.”
Penting: Sekarang server SMTP email Yahoo!atau email Gmail memerlukan autentikasi. Untuk mengaktifkan setelan ini:
Dari menu Tools, pilih “Accounts.”
Pilih tab “Mail.”
Klik dua kali akun berlabel “pop.mail.yahoo.com” atau “pop.gmail.com.”
Pilih tab “Servers.”
Centang kotak di sebelah “My Server Requires Authentication.”
Klik “OK.”
Langkah selanjutnya adalah menyeting port agar anda bisa mengirim/menerima email dari Yahoo! atau Gmail. Berikut setingannya :
Dari menu Tools, pilih “Accounts.”
Klik dua kali akun berlabel “pop.mail.yahoo.com” atau “pop.gmail.com.”
Klik tombol “Properties.”
Klik tab “Advanced.”
Di samping “Outgoing mail (SMTP), ubah port 25 menjadi 587 untuk email dari Yahoo!
Di samping “Outgoing mail (SMTP), ubah port 25 menjadi 465 lalu centang kotak “This server requires a secure connection (SSL) untuk email dari Gmail
Lalu di samping “Incoming mail (POP3), ubah port 110 menjadi 995 lalu centang kotak “This server requires a secure connection (SSL) untuk email dari Gmail
Klik “Apply,” lalu klik “OK” dan “Close”
Sekarang email anda sudah bisa dibaca/dibuat melalui Oulook Express. Sebenarnya setingan ini secara garis besar sama setingannya untuk semua client email yang lainny, mungkin hanya sedkit perubahan agar sesuai. Demikian sedkit tuturial dari saya , semoga bermanfaat
kehabisan duit tuk membayar koneksi internet. Sebenarnya ada beberapa cliebt email yang sering dipakai : Thunderbird, Eudora, Microsoft Outlook dan yang lainnya. Tetapi untuk kali ini saya akan membahas untuk client email Outlook Express (OE) yang memang bawaan dari windows sehingga tidak membuang resource.
Langkah pertama dan sangat penting untuk membaca/membuat email adalah mengakatifkan opsi POP3 dimail server anda yang biasanya diletakan pada menu setting. Untuk email Yahoo! opsi ini tidak berlaku untuk email berdomain .com (ex:badu@yahoo.com) tetapi berlaku untuk selain itu (ex:badu@yahoo.co.id, badu@yahoo.com.au, badu@yahoo.co.uk dll)
Selanjutbya untuk membuka OE anda cukup tekan start menu pilih program lalu pilih Outlook Express, maka tampilan OE akan muncul. Berikut setingan untuk membaca/membuat email dari OE menggunakan email dari Yahoo! dan Gmail :
Dari menu Tools, pilih “Accounts.”
Pilih tab “Mail.”
Klik tombol “Add”.
Dari menu Add, klik “Mail.”
Pada kotak teks berlabel Display Name, ketik nama Anda dan klik “Next.”
Pada kotak Email Address, ketik alamat email Yahoo! atau emial Gmail Anda (pastikan untuk mencantumkan “@yahoo.co.id”atau “@gmail.com”) and click “Next.”
Di bawah “My incoming mail server is a…” pilih “POP3.”
Ketik “pop.mail.yahoo.com” pada kotak Incoming Mail (POP3, IMAP, atau HTTP) Server untuk email dari Yahoo!
Ketik “pop.gmail.com” pada kotak Incoming Mail (POP3, IMAP, atau HTTP) Server untuk email dari Gmail
Ketik “smtp.mail.yahoo.com” pada kotak Outgoing Mail (SMTP) Server untuk email dari Yahoo!
Ketik “smtp.gmail.com” pada kotak Outgoing Mail (SMTP) Server untuk email dari Gmail
Klik “Next.”
Dalam kotak Account Name, ketik ID email Anda (alamat email Anda tanpa “@yahoo.co.id”atau “@gmail.com”).
Pada kotak Password, ketik password email anda
Jika Anda ingin Outlook Express mengingat sandi Anda, centang kotak “Remember password.”
Jangan mencentang kotak berlabel “Log on using Secure…”
Klik “Next.”
Klik “Finish.”
Penting: Sekarang server SMTP email Yahoo!atau email Gmail memerlukan autentikasi. Untuk mengaktifkan setelan ini:
Dari menu Tools, pilih “Accounts.”
Pilih tab “Mail.”
Klik dua kali akun berlabel “pop.mail.yahoo.com” atau “pop.gmail.com.”
Pilih tab “Servers.”
Centang kotak di sebelah “My Server Requires Authentication.”
Klik “OK.”
Langkah selanjutnya adalah menyeting port agar anda bisa mengirim/menerima email dari Yahoo! atau Gmail. Berikut setingannya :
Dari menu Tools, pilih “Accounts.”
Klik dua kali akun berlabel “pop.mail.yahoo.com” atau “pop.gmail.com.”
Klik tombol “Properties.”
Klik tab “Advanced.”
Di samping “Outgoing mail (SMTP), ubah port 25 menjadi 587 untuk email dari Yahoo!
Di samping “Outgoing mail (SMTP), ubah port 25 menjadi 465 lalu centang kotak “This server requires a secure connection (SSL) untuk email dari Gmail
Lalu di samping “Incoming mail (POP3), ubah port 110 menjadi 995 lalu centang kotak “This server requires a secure connection (SSL) untuk email dari Gmail
Klik “Apply,” lalu klik “OK” dan “Close”
Sekarang email anda sudah bisa dibaca/dibuat melalui Oulook Express. Sebenarnya setingan ini secara garis besar sama setingannya untuk semua client email yang lainny, mungkin hanya sedkit perubahan agar sesuai. Demikian sedkit tuturial dari saya , semoga bermanfaat
Mengembalikan data yang dihidden virus
| By admin
Virus emang bikin jengkel, kian hari makin banyak aja virus yang bertebaran dengan media penyebaran yang cukup tinggi yang salah satunya melalui Flashdisk. Seperti biasa tindakan dari virus adalah menyembunyikan folder asli dan menggantinya dengan file virus yang berbentuk folder. Ketika melakukan Scan menggunakan AV maka semua file virus yang berbentuk file tersebut akan hilang, lalu anda menyangka file anda hilang oleh virus. sebenarnya file anda tidaklah hilang tetapi file tersebut telah dirubah attrubutnya menjadi supper hidden, sehingga tidak akan bisa muncul bila mengaktifkan show hidden biasa dari folder Option.Berikut saya paparkan bagaimana menampilkan file yang terhidden oleh virus dengan asumsi drive F: dari flashdisk.
Start — run — cmd
lalu ketik f: — enter
tulis attrib -r -a -s -h /s /d lalu enter
tunggu beberapa saat, trus akan muncull kembali file anda yang terhidden oleh virus
Memang banyak sekali komputer yang terinveksi virus karena memang usernya yang tidak mengerti bahwa data di flashdisk tersebut sudah dihidden dan digantikan dengan file virus walau dengan tampilannya sama dengan folder. Si virus membuat aksinya dengan cara Social engenering dengan menipu user. Ketika user tersebut mengklik file virus maka otmatis virus akan membuat file autorun.inf yang berguna menyebarkan kembali filenya tersebut pada flashdisk yang lainnya. Berikut tips agar komputer kita tidak langsung tertular virus melalui flashdisk :
Matikan fasilitas autorun dikomputer anda dengan cara : Pilih start — run — tulis gpedit.msc — lalu pilih administrative template — system — lalu klik kanan Turn Off Autoplay — Properties — lalu klik enabled — lalu pada kolom Turn Off Autoplay on pilih All Drives.
biasakanlah untuk melihat file dengan extension dan type dari file tersebut. Untuk settinggannya sebagai berikut :
1. Untuk memberi exstension pada setiap file
Pada windows explorer pilih tools — folder option — pilih view — hilangkan centang pada kotak hide extensions for know file types.
2. Untuk melihat type dari file
Pada windows explore pilih view — lalu pilih details.
Sekarang pertanyaannya bila folder optionnya telah hilang oleh virus maka harus bagaimana? maka kita mesti mengaktifkannya melalui regedit, tetapi bisanya regedit juga akan dikunci oleh virus maka dibutuhkan sedikit script untuk membukanya kembali. Tetapi untuk kedua masalah diatas sudah bisa diatasi oleh antivirus dari PC MEDIA [PCMAV] terbaru. Tetapi bila anda tidak mempunyai antivirus tersebut berikut paparannya:
Untuk regedit yang dikunci oleh virus, tulis script berikut kedalam notepad lalu save as dengan nama buka regedit.vbs
On Error Resume Next
‘Prevents errors from values that don`t exist
Set WshShell=Wscript.CreateObject(”WScript.Shell”)
‘Delete DisableRegistryTools registry values
WshShell.RegDelete”HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\DisableRegistryTools”
WshShell.RegDelete”HKLM\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\DisableRegistryTools”
‘display message
Message = “Access Regedit telah OK, silahkan di coba”
X=MsgBox(Message, vbOkOnly, “Done”)
Set WsShell=Nothing
Set fso=Nothing
2. Untuk menampilkan kembali Folder Option berikut caranya :
Dari start — run — lalu tulis regedit lalu cari data berikut :
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
lalu klik kanan pada data berikut dan rubah nilainya menjadi 0
NoFolderOptions REG_DWORD 0×00000001(1)
Demikian sedikit turorial bagaimana menyelamatkan data dari ulah virus. Semoga anda bisa mengatasi sendiri tanpa panik terlebih dahlulu. Terimakasih
Start — run — cmd
lalu ketik f: — enter
tulis attrib -r -a -s -h /s /d lalu enter
tunggu beberapa saat, trus akan muncull kembali file anda yang terhidden oleh virus
Memang banyak sekali komputer yang terinveksi virus karena memang usernya yang tidak mengerti bahwa data di flashdisk tersebut sudah dihidden dan digantikan dengan file virus walau dengan tampilannya sama dengan folder. Si virus membuat aksinya dengan cara Social engenering dengan menipu user. Ketika user tersebut mengklik file virus maka otmatis virus akan membuat file autorun.inf yang berguna menyebarkan kembali filenya tersebut pada flashdisk yang lainnya. Berikut tips agar komputer kita tidak langsung tertular virus melalui flashdisk :
Matikan fasilitas autorun dikomputer anda dengan cara : Pilih start — run — tulis gpedit.msc — lalu pilih administrative template — system — lalu klik kanan Turn Off Autoplay — Properties — lalu klik enabled — lalu pada kolom Turn Off Autoplay on pilih All Drives.
biasakanlah untuk melihat file dengan extension dan type dari file tersebut. Untuk settinggannya sebagai berikut :
1. Untuk memberi exstension pada setiap file
Pada windows explorer pilih tools — folder option — pilih view — hilangkan centang pada kotak hide extensions for know file types.
2. Untuk melihat type dari file
Pada windows explore pilih view — lalu pilih details.
Sekarang pertanyaannya bila folder optionnya telah hilang oleh virus maka harus bagaimana? maka kita mesti mengaktifkannya melalui regedit, tetapi bisanya regedit juga akan dikunci oleh virus maka dibutuhkan sedikit script untuk membukanya kembali. Tetapi untuk kedua masalah diatas sudah bisa diatasi oleh antivirus dari PC MEDIA [PCMAV] terbaru. Tetapi bila anda tidak mempunyai antivirus tersebut berikut paparannya:
Untuk regedit yang dikunci oleh virus, tulis script berikut kedalam notepad lalu save as dengan nama buka regedit.vbs
On Error Resume Next
‘Prevents errors from values that don`t exist
Set WshShell=Wscript.CreateObject(”WScript.Shell”)
‘Delete DisableRegistryTools registry values
WshShell.RegDelete”HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\DisableRegistryTools”
WshShell.RegDelete”HKLM\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\DisableRegistryTools”
‘display message
Message = “Access Regedit telah OK, silahkan di coba”
X=MsgBox(Message, vbOkOnly, “Done”)
Set WsShell=Nothing
Set fso=Nothing
2. Untuk menampilkan kembali Folder Option berikut caranya :
Dari start — run — lalu tulis regedit lalu cari data berikut :
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
lalu klik kanan pada data berikut dan rubah nilainya menjadi 0
NoFolderOptions REG_DWORD 0×00000001(1)
Demikian sedikit turorial bagaimana menyelamatkan data dari ulah virus. Semoga anda bisa mengatasi sendiri tanpa panik terlebih dahlulu. Terimakasih
Pindahkan data Kerja
| By admin
Mengapa judul diatas dibuat? ide ini muncul ketika banyak sekali user yang saya tangani masih menyimpan data, musik, gambar kesayangan di partisi system/drive c: (partisi system=tempat nongkrongnya folder windows, program files serta document and setting). Kenapa hal ini begitu pentingnya ? ya, jika di anologikan folder (tempat menaruh file) adalah sebuah gudang serta partisi system adalah posisi gudang yang rawan banjir maka apakah bijak bila kita menyimpan barang-barang berharga diposisi gudang yang rawan banjir yang setiap saat akan menghanyutkan isi bahkan gudang kita tersebut sehingga kita mengalami kerugian yang cukup besar.
Nah , partisi system ini sangatlah rawan karena karena bila virus menyerang komputer anda maka daerah ini yang pertama kali diinfeksi atau bila kebetulan system komputer anda rusak maka daerah ini pula yang mengalami kerusakan paling parah sehingga peluang kehilangan data sangatlah tinggi. Selain itu menyimpan data di partisi system bisa membuat komputer anda menjadi lambat karena partisi systemnya menjadi penuh sehingga buat bernafas saja agak ngos-ngosan. Selayaknya partisi system minimal harus mempuyai space kosong sepertiga dari ukurannya untuk memberi ruang gerak bagi system operasi.
Lalu sebaiknya bagaimana? langkah yang bijaksana adalah memindahkan seluruh data kesayangan ke partisi selain partisi system. Jadi anda minimal harus mempunyai 2 partisi pada komputer. Pertanyaannya bagaimana bila komputer kita hanya mempunyai 1 partisi, maka untuk membuat partisi tambahan salah satu caranya adakah memakai bantuan software seperti Partition Magic, tetapi kali kita tidak membahas bagaimana membuat partisi tambahan.
Selain data yang kita buat sendiri foldernya pada partisi system ada beberapa data yang dibuat foldernya oleh system operasi yang digunakan seperti folder My Documents dan folder email Outlook Express. Berikut caranya agar folder-foder tersebut bisa pindah ke partisi data sehingga bila kita menyimpan file pada folder tersebut otomatis akan pindah :
Untuk folder My Document :
Buat folder MyDocument di partisi selain partisi system di Windows Explorer
Buka Windows Explorer lalu klik kanan folder My Documents.
Pilih Properties , lalu muncul jendela baru
Pilih Move, lalu muncul jendela baru.
Arahkan pada folder yang dibuat sebelumnya pada partisi data.
Lalu pilih OK
Sekarang anda bebas menyimpan data pada My Documents.
2. Untuk folder Email dari Outlook Express :
Buat folder emial di partisi selain partisi system di Windows Explorer
Buka Outlook Express lalu klik tools — option
Pilih Tab Maintenance — lalu pilih Store Folder
Lalu muncul windows Store Loacation , pilih Change
Lalu muncul windows browse folder, arahkan pada folder “emai” yang baru dibuat tadi
Lalu pilih OK
Sekarang email yang anda simpan sudah berpindah pada partisi data.
Demikian tutorial dari saya, semoga kita tidak bertindak bodoh lagi dalam mengelola file. Trik seperti ini juga sangat diperlukan bila kita ingin memprotek komputer kita dengan menggunakan bantuan Deepfreeze. Mungkin lain kali akan saya paparkan bagaimana memproteksi komputer menggunakan Deepfreeze.
Nah , partisi system ini sangatlah rawan karena karena bila virus menyerang komputer anda maka daerah ini yang pertama kali diinfeksi atau bila kebetulan system komputer anda rusak maka daerah ini pula yang mengalami kerusakan paling parah sehingga peluang kehilangan data sangatlah tinggi. Selain itu menyimpan data di partisi system bisa membuat komputer anda menjadi lambat karena partisi systemnya menjadi penuh sehingga buat bernafas saja agak ngos-ngosan. Selayaknya partisi system minimal harus mempuyai space kosong sepertiga dari ukurannya untuk memberi ruang gerak bagi system operasi.
Lalu sebaiknya bagaimana? langkah yang bijaksana adalah memindahkan seluruh data kesayangan ke partisi selain partisi system. Jadi anda minimal harus mempunyai 2 partisi pada komputer. Pertanyaannya bagaimana bila komputer kita hanya mempunyai 1 partisi, maka untuk membuat partisi tambahan salah satu caranya adakah memakai bantuan software seperti Partition Magic, tetapi kali kita tidak membahas bagaimana membuat partisi tambahan.
Selain data yang kita buat sendiri foldernya pada partisi system ada beberapa data yang dibuat foldernya oleh system operasi yang digunakan seperti folder My Documents dan folder email Outlook Express. Berikut caranya agar folder-foder tersebut bisa pindah ke partisi data sehingga bila kita menyimpan file pada folder tersebut otomatis akan pindah :
Untuk folder My Document :
Buat folder MyDocument di partisi selain partisi system di Windows Explorer
Buka Windows Explorer lalu klik kanan folder My Documents.
Pilih Properties , lalu muncul jendela baru
Pilih Move, lalu muncul jendela baru.
Arahkan pada folder yang dibuat sebelumnya pada partisi data.
Lalu pilih OK
Sekarang anda bebas menyimpan data pada My Documents.
2. Untuk folder Email dari Outlook Express :
Buat folder emial di partisi selain partisi system di Windows Explorer
Buka Outlook Express lalu klik tools — option
Pilih Tab Maintenance — lalu pilih Store Folder
Lalu muncul windows Store Loacation , pilih Change
Lalu muncul windows browse folder, arahkan pada folder “emai” yang baru dibuat tadi
Lalu pilih OK
Sekarang email yang anda simpan sudah berpindah pada partisi data.
Demikian tutorial dari saya, semoga kita tidak bertindak bodoh lagi dalam mengelola file. Trik seperti ini juga sangat diperlukan bila kita ingin memprotek komputer kita dengan menggunakan bantuan Deepfreeze. Mungkin lain kali akan saya paparkan bagaimana memproteksi komputer menggunakan Deepfreeze.
Akses melalui menu RUN
| By admin
Banyak sekali utility windows yang bisa diakses melalui menu RUN sehingga anda tidak perlu repot untuk mencari-carinya. Anda hanya tinggal memasukkan kode dibawah pada menu RUN — OK maka program yang dimaksud akan keluar. Berikut datanya :
Accessibility Controls —> access.cpl
Add Hardware Wizard —> hdwwiz.cpl
Add/Remove Programs —> appwiz.cpl
Administrative Tools control —> admintools
Automatic Updates —> wuaucpl.cpl
Bluetooth Transfer Wizard —> fsquirt
Calculator —> calc
Certificate Manager —> certmgr.msc
Character Map —> charmap
Check Disk Utility —> chkdsk
Clipboard Viewer —> clipbrd
Command Prompt —> cmd
Component Services —> dcomcnfg
Computer Management —> compmgmt.msc
Time dan tanggal —> timedate.cpl
Device Manager —> devmgmt.msc
Direct X Control Panel (If Installed)* —> directx.cpl
Direct X Troubleshooter —> dxdiag
Disk Cleanup Utility —> cleanmgr
Disk Defragment —> dfrg.msc
Disk Management —> diskmgmt.msc
Disk Partition Manager —> diskpart
Display Properties —> control desktop
Display Properties —> desk.cpl
Display Properties (w/Appearance Tab Preselected) —> control color
Dr. Watson System Troubleshooting Utility —> drwtsn32
Driver Verifier Utility —> verifier
Event Viewer —> eventvwr.msc
File Signature Verification Tool —> sigverif
Findfast —> findfast.cpl
Folders Properties —> control folders
Fonts control —> fonts
Fonts Folder —> fonts
Free Cell Card Game —> freecell
Game Controllers —> joy.cpl
Group Policy Editor (XP Prof) —> gpedit.msc
Hearts Card Game —> mshearts
Iexpress Wizard —> iexpress
Indexing Service —> ciadv.msc
Internet Properties —> inetcpl.cpl
IP Configuration (Display Connection Configuration) —> ipconfig /all
IP Configuration (Display DNS Cache Contents) —> ipconfig
IP Configuration (Delete DNS Cache Contents) —> ipconfig /flushdns
IP Configuration (Release All Connections) —> ipconfig /release
IP Configuration (Renew All Connections) —> ipconfig /renew
IP Configuration (Refreshes DHCP & Re-Registers DNS) —> ipconfig /registerdns
IP Configuration (Display DHCP Class ID) —> ipconfig /showclassid
IP Configuration (Modifies DHCP Class ID) —> ipconfig /setclassid
Java Control Panel (If Installed) —> jpicpl32.cpl
Java Control Panel (If Installed) —> javaws
Keyboard Properties —> control keyboard
Local Security Settings —> secpol.msc
Local Users and Groups —> lusrmgr.msc
Logs You Out Of Windows —> logoff
Microsoft Chat —> winchat
Minesweeper Game —> winmine
Mouse Properties —> control mouse
Mouse Properties —> main.cpl
Network Connections —> control netconnections
Network Connections —> ncpa.cpl
Network Setup Wizard —> netsetup.cpl
Notepad —> notepad
Nview Desktop Manager (If Installed) —> nvtuicpl.cpl
Object Packager —> packager
ODBC Data Source Administrator —> odbccp32.cpl
On Screen Keyboard —> osk
Opens AC3 Filter (If Installed) —> ac3filter.cpl
Password Properties —> password.cpl
Performance Monitor —> perfmon.msc
Performance Monitor —> perfmon
Phone and Modem Options —> telephon.cpl
Power Configuration —> powercfg.cpl
Printers and Faxes —> control printers
Printers Folder —> printers
Private Character Editor —> eudcedit
Quicktime (If Installed) —> QuickTime.cpl
Regional Settings —> intl.cpl
Registry Editor —> regedit
Registry Editor —> regedit32
Remote Desktop —> mstsc
Removable Storage —> ntmsmgr.msc
Removable Storage Operator Requests —> ntmsoprq.msc
Resultant Set of Policy (XP Prof) —> rsop.msc
Scanners and Cameras —> sticpl.cpl
Scheduled Tasks control —> schedtasks
Security Center —> wscui.cpl
Services —> services.msc
Shared Folders —> fsmgmt.msc
Shuts Down Windows —> shutdown
Sounds and Audio —> mmsys.cpl
SQL Client Configuration —> cliconfg
System Configuration Editor —> sysedit
System Configuration Utility —> msconfig
System File Checker Utility (Scan Immediately) —> sfc /scannow
System File Checker Utility (Scan Once @Next Boot) —> sfc /scanonce
System File Checker Utility (Scan On Every Boot) —> sfc /scanboot
System File Checker Utility (Return to Default Setting) —> sfc /revert
System File Checker Utility (Purge File Cache) —> sfc /purgecache
System File Checker Utility (Set Cache Size to size x) —> sfc /cachesize=x
System Properties —> sysdm.cpl
Task Manager —> taskmgr
Telnet Client —> telnet
User Account Management —> nusrmgr.cpl
Utility Manager —> utilman
Windows Firewall —> firewall.cpl
Windows Magnifier —> magnify
Windows Management Infrastructure —> wmimgmt.msc
Windows System Security Tool —> syskey
Windows Update Launches —> wupdmgr
Windows XP Tour Wizard —> tourstart
Wordpad —> write
Accessibility Controls —> access.cpl
Add Hardware Wizard —> hdwwiz.cpl
Add/Remove Programs —> appwiz.cpl
Administrative Tools control —> admintools
Automatic Updates —> wuaucpl.cpl
Bluetooth Transfer Wizard —> fsquirt
Calculator —> calc
Certificate Manager —> certmgr.msc
Character Map —> charmap
Check Disk Utility —> chkdsk
Clipboard Viewer —> clipbrd
Command Prompt —> cmd
Component Services —> dcomcnfg
Computer Management —> compmgmt.msc
Time dan tanggal —> timedate.cpl
Device Manager —> devmgmt.msc
Direct X Control Panel (If Installed)* —> directx.cpl
Direct X Troubleshooter —> dxdiag
Disk Cleanup Utility —> cleanmgr
Disk Defragment —> dfrg.msc
Disk Management —> diskmgmt.msc
Disk Partition Manager —> diskpart
Display Properties —> control desktop
Display Properties —> desk.cpl
Display Properties (w/Appearance Tab Preselected) —> control color
Dr. Watson System Troubleshooting Utility —> drwtsn32
Driver Verifier Utility —> verifier
Event Viewer —> eventvwr.msc
File Signature Verification Tool —> sigverif
Findfast —> findfast.cpl
Folders Properties —> control folders
Fonts control —> fonts
Fonts Folder —> fonts
Free Cell Card Game —> freecell
Game Controllers —> joy.cpl
Group Policy Editor (XP Prof) —> gpedit.msc
Hearts Card Game —> mshearts
Iexpress Wizard —> iexpress
Indexing Service —> ciadv.msc
Internet Properties —> inetcpl.cpl
IP Configuration (Display Connection Configuration) —> ipconfig /all
IP Configuration (Display DNS Cache Contents) —> ipconfig
IP Configuration (Delete DNS Cache Contents) —> ipconfig /flushdns
IP Configuration (Release All Connections) —> ipconfig /release
IP Configuration (Renew All Connections) —> ipconfig /renew
IP Configuration (Refreshes DHCP & Re-Registers DNS) —> ipconfig /registerdns
IP Configuration (Display DHCP Class ID) —> ipconfig /showclassid
IP Configuration (Modifies DHCP Class ID) —> ipconfig /setclassid
Java Control Panel (If Installed) —> jpicpl32.cpl
Java Control Panel (If Installed) —> javaws
Keyboard Properties —> control keyboard
Local Security Settings —> secpol.msc
Local Users and Groups —> lusrmgr.msc
Logs You Out Of Windows —> logoff
Microsoft Chat —> winchat
Minesweeper Game —> winmine
Mouse Properties —> control mouse
Mouse Properties —> main.cpl
Network Connections —> control netconnections
Network Connections —> ncpa.cpl
Network Setup Wizard —> netsetup.cpl
Notepad —> notepad
Nview Desktop Manager (If Installed) —> nvtuicpl.cpl
Object Packager —> packager
ODBC Data Source Administrator —> odbccp32.cpl
On Screen Keyboard —> osk
Opens AC3 Filter (If Installed) —> ac3filter.cpl
Password Properties —> password.cpl
Performance Monitor —> perfmon.msc
Performance Monitor —> perfmon
Phone and Modem Options —> telephon.cpl
Power Configuration —> powercfg.cpl
Printers and Faxes —> control printers
Printers Folder —> printers
Private Character Editor —> eudcedit
Quicktime (If Installed) —> QuickTime.cpl
Regional Settings —> intl.cpl
Registry Editor —> regedit
Registry Editor —> regedit32
Remote Desktop —> mstsc
Removable Storage —> ntmsmgr.msc
Removable Storage Operator Requests —> ntmsoprq.msc
Resultant Set of Policy (XP Prof) —> rsop.msc
Scanners and Cameras —> sticpl.cpl
Scheduled Tasks control —> schedtasks
Security Center —> wscui.cpl
Services —> services.msc
Shared Folders —> fsmgmt.msc
Shuts Down Windows —> shutdown
Sounds and Audio —> mmsys.cpl
SQL Client Configuration —> cliconfg
System Configuration Editor —> sysedit
System Configuration Utility —> msconfig
System File Checker Utility (Scan Immediately) —> sfc /scannow
System File Checker Utility (Scan Once @Next Boot) —> sfc /scanonce
System File Checker Utility (Scan On Every Boot) —> sfc /scanboot
System File Checker Utility (Return to Default Setting) —> sfc /revert
System File Checker Utility (Purge File Cache) —> sfc /purgecache
System File Checker Utility (Set Cache Size to size x) —> sfc /cachesize=x
System Properties —> sysdm.cpl
Task Manager —> taskmgr
Telnet Client —> telnet
User Account Management —> nusrmgr.cpl
Utility Manager —> utilman
Windows Firewall —> firewall.cpl
Windows Magnifier —> magnify
Windows Management Infrastructure —> wmimgmt.msc
Windows System Security Tool —> syskey
Windows Update Launches —> wupdmgr
Windows XP Tour Wizard —> tourstart
Wordpad —> write
WINDOWS XP MULTIUSER REMOTE DESKTOP
| By admin
Anda pasti tau fasilitas Remote Desktopnya Windows yang sangat populer itu. Dengan Remote Desktop, kita dapat menjalankan kompie lain di desktop kita sendiri, seolah2 kita berada di depan kompie tersebut. Keren sebetulnya yah, hanya saja, Windows hanya mengijinkan satu user saja yang boleh aktif pada satu sesi. Mungkin masalah sekuriti sehingga Windows memblok akses lebih dari 1 user, sehingga user yang aktif mau ga mau harus logout. Untungnya ada sedikit trik, sehingga kita bisa mengakali windows agar bisa mengijinkan kita menggunakan remote desktop secara multiuser. Perhatian… Ini adalah salah satu bentuk hack. Segala akibat yang timbul adalah merupakan resiko anda sendiri…
Langkah 1:
Restart Windows dan masuk ke SafeMode. Klik kanan pada My Computer lalu pilih Properties, masuk ke tab Remote, dan hilangkan tanda centang pada pilihan “Allow user to connect remotely to this computer” . Jika sudah tidak ada tanda centang, jangan berbuat apa2, diclose aja.
Langkah 2:
Klik Start - Control Panel - Adminsitrative Tools, lalu pilih Services. Double Klik pada Terminal Services yang ada pada list, lalu pilih Disable pada Startup Type option.
Langkah 3:
Kita memerlukan sebuah file dengan nama termsrv.dll , tapi kita akan mendownload versi yang lama. bisa didownload disini: http://www.orbitfiles.com/download/id20947665 . lalu pergilah ke folder windows/system32, rename file termsrv.dll menjadi nama lain, misal termsrv.org, lalu copykan file termsrv.dll yang baru saja kita download ke folder ini. dengan cara yang sama juga, lakukan terhadap file termsrv.dll yang ada di folder windows/system32/dllcache, direname, trus copykan file yang baru didownload.
Langkah 4:
Buka registry windows, lewat regedit. Cari key berikut:
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\Terminal Server\Licensing Core
buat key baru dengan nilai DWORD, “ EnableConcurrentSessions ” (tanpa tanda petik), kemudian edit dan set nilainya menjadi 1, lalu exit dari regedit.
Langkah 5:
Klik Start, Run, ketikkan gpedit.msc. Lalu buka Computer Configuration > Administrative Templates > Windows Components > Terminal Services
double klik “Limit number of connections”, pilih “Enabled” dan masukkan nilai maksimum dari jumlah koneksi yang ingin kita ijinkan (2 ato lebih), kemudian Restart Windows pada mode normal.
Langkah 6:
Dan akhirnya ulangi langkah no 1, hanya saja kali ini kita harus memastikan ada tanda centang pada option “ Allow user to connect remotely to this computer ”.
Lalu pergilah ke Terminal Services (lihat langkah 2) lalu set startup type menjadi “Manual”
restart windows dan sampai pada langkah ini, kompie kita akan dapat menerima multiple sesi dari remote desktop.
Saya sudah mencoba teknik ini dan berhasil pada Windows XP pro, saya belum mencoba di windows xp sp2, tapi saya rasa mungkin bisa. Akhirnya semua kembali kepada kita masing2, apakah kita akan menggunakan cara ini untuk efisiensi kerja? atau sebaliknya kita pake untuk mengintip kompie orang lain?
Langkah 1:
Restart Windows dan masuk ke SafeMode. Klik kanan pada My Computer lalu pilih Properties, masuk ke tab Remote, dan hilangkan tanda centang pada pilihan “Allow user to connect remotely to this computer” . Jika sudah tidak ada tanda centang, jangan berbuat apa2, diclose aja.
Langkah 2:
Klik Start - Control Panel - Adminsitrative Tools, lalu pilih Services. Double Klik pada Terminal Services yang ada pada list, lalu pilih Disable pada Startup Type option.
Langkah 3:
Kita memerlukan sebuah file dengan nama termsrv.dll , tapi kita akan mendownload versi yang lama. bisa didownload disini: http://www.orbitfiles.com/download/id20947665 . lalu pergilah ke folder windows/system32, rename file termsrv.dll menjadi nama lain, misal termsrv.org, lalu copykan file termsrv.dll yang baru saja kita download ke folder ini. dengan cara yang sama juga, lakukan terhadap file termsrv.dll yang ada di folder windows/system32/dllcache, direname, trus copykan file yang baru didownload.
Langkah 4:
Buka registry windows, lewat regedit. Cari key berikut:
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\Terminal Server\Licensing Core
buat key baru dengan nilai DWORD, “ EnableConcurrentSessions ” (tanpa tanda petik), kemudian edit dan set nilainya menjadi 1, lalu exit dari regedit.
Langkah 5:
Klik Start, Run, ketikkan gpedit.msc. Lalu buka Computer Configuration > Administrative Templates > Windows Components > Terminal Services
double klik “Limit number of connections”, pilih “Enabled” dan masukkan nilai maksimum dari jumlah koneksi yang ingin kita ijinkan (2 ato lebih), kemudian Restart Windows pada mode normal.
Langkah 6:
Dan akhirnya ulangi langkah no 1, hanya saja kali ini kita harus memastikan ada tanda centang pada option “ Allow user to connect remotely to this computer ”.
Lalu pergilah ke Terminal Services (lihat langkah 2) lalu set startup type menjadi “Manual”
restart windows dan sampai pada langkah ini, kompie kita akan dapat menerima multiple sesi dari remote desktop.
Saya sudah mencoba teknik ini dan berhasil pada Windows XP pro, saya belum mencoba di windows xp sp2, tapi saya rasa mungkin bisa. Akhirnya semua kembali kepada kita masing2, apakah kita akan menggunakan cara ini untuk efisiensi kerja? atau sebaliknya kita pake untuk mengintip kompie orang lain?